STKIP-MB Siap Bantu Guru SD
Posted By: Harkam Tujantri Last Update by:20 Februari 2018 dibaca : 165

Didalam Memenuhi Kualifikasi Pendidikannya

MUARA BUNGO – Terkait masih cukup tingginya angka guru yang belum S1 (Strata 1) di Kabupaten Bungo terutama bagi guru di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bungo (MB) siap membantu guru-guru untuk memenuhi persyaratan kualifikasi pendidikan bagi guru saat ini.
Ketua STKIP-MB melalui Wakil Ketua I Syafrial Anas kepada harian ini beberapa waktu lalu menuturkan, STKIP-MB memiliki
Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang siap untuk memenuhi kualifikasi pendidikan guru-guru tingkat SD di Kabupaten Bungo.
“Saat ini di Kabupaten Bungo masih ada sebanyak 854 orang guru SD di Kabupaten Bungo, yang belum memiliki kualifikasi akademik S1. Kami (STKIP,Red) siap untuk membantu guru-guru di Kabupaten Bungo untuk memenuhi syarat kualifikasi pendidikan tersebut melalui Prodi PGSD,” tuturnya.
Selanjutnya, dirinya juga menuturkan STKIP-MB memiliki tenaga pengajar yang professional, yang memiliki latarbelakang pendidikan sesuai dengan jurusannya masing-masing. “Di Prodi PGSD kami memiliki sebnyak 7 orang dosen tetap yang berasal dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, dan mereka (dosen,red) juga telah memiliki nomor induk dosen nasional,” jelasnya.
Kemudian Syafrial Anas juga menambahkan, STKIP-MB siap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bungo. Dirinya juga menuturkan, meskipun saat ini diusianya yang boleh dikatakan masih seumur jagung, namun STKIP-MB memiliki kualitas tenaga pengajar yang tidak kalah dengan kampus-kampus lainnya.
Sementara itu seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, Sebagai upaya untuk meningktkan mutu pendidikan, pemerintah telah menetapkan bahawa standar minimum kualifikasi akademik seorang guru haruslah berasal dari tamatan atau memiliki ijazah sarjana Strata 1 (S1) atau DIV. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.
Berdasarkan UU tersebut, sebenarnya terhitung mulai 1 Januari 2016 seluruh guru haruslah memiliki kualifikasi akademik S1 atau DIV. Namun saat ini masih banyak guru-guru yang belum berijazahkan S1 yang masih mengajar, terutama guru-guru ditingkat sekolah dasar.
Berdasarkan data yang berhasil didapat oleh Harian Pagi Bungo Pos, dari Bidang Informasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, guru-guru ditingkat SD merupakan yang terbanyak belum memiliki kualifikasi akademik S1.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, melalui Kepala Bidang Informasi Mukhlis merincikan, untuk tingkat SD dari sebanyak 2734 guru PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang ada sebanyak 854 orang diantaranya belum memiliki kualifikasi akademik S1, sedangkan 1880 lainnya sudah S1.
Kemudian untuk tingkat SMP dari 572 guru PNS yang ada, hanya 14 orang lagi yang belum memiliki ijazah S1. Sedangkan untuk tingkat SMA dari 334 guru PNS yang ada di Kabupaten Bungo, hanya tinggal 1 orang lagi yang belum memiliki kualifkasi akademik S1.
Sementara itu, untuk tingkat SMK dari 133 orang guru PNS seluruhnya telah memiliki kualifikasi akademik S1. Selanjutnya Kabid Informasi tersebut menjelaskan, saat ini guru-guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan S1 tersebut, sebagaian besar saat ini masih tengah melanjutkan pendidikannya. Sedangkan lainnya sudah mendekati masa pensiun, sehingga mereka tidak melanjutkan pendidikannya kejenjang S1.
“Saat ini sebagian besar guru-guru kita yang belum S1, tengah menyelesaikan pendidikannya dibeberapa perguruan tinggi, seperti salah satunya di Universitas Terbuka (UT). Sedangkan yang lainnya, merupaka guru-guru yang tidak akan lama lagi segera memasuki masa pensiun, sehingga mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan kejenjang S1,” jelasnya.
Kemudian dirinya juga menuturkan, saat ini sebagaian besar juga guru-guru yang melanjukan pendidikan tersebut sudah menyelesaikan studi S1nya, namun belum melaporkan pembaruan datanya ke Dinas Pendidikan.
“Data ini sebenarnya selalu berubah, mungkin saat ini sudah ada pengurangan dari angka-angka yang ada, atau sudah ada guru yang menyelesaikan pendidikan S1 nya, namum kami (Dinas Pendidikan,red) belum menerima datanya. Insya Allah dalam waktu dekat seluruh guru di Kabupaten Bungo pada semua jenjang akan memiliki kualifkasi akademik S1,” pungkasnya.(ndz)

Top
  • Pengunjung hari ini / Total : 33 / 33602
  • Hits hari ini / Total Hits : 76 / 96557
  • Pengunjung Online : 1